MEMBACA ADALAH PILIHAN



Oleh : Harif Susanto ( Kelas 7 PA )

Tentang manfaat membaca bagi setiap orang, tentu tidak perlu sumber informasi dan pengetahuan. Membaca adalah kegiatan positif yang bisa mempengaruhi hati dan jiwa, memberi hiburan bahkan mendapatkan kebahagiaan.

Ia bukanlah sebuah aktifitas yang baru muncul di tahun – tahun terakhir ini, hanya saja banjir informasi yang berjalan cepat dan melimpah pada saat ini menuntut kita untuk bisa mengimbangi dan menganbil manfaatnya secara cerdas.

Ø  Tidak ada waktu atau buku?

Saying sekali banyak diantara kita yang belim atau bahkan tidak tertarik dengan kegiatan yang mencerdaskan ini, Apa lagi menjadikannya sebuah kebiasaan. Pehatikan berapa buku yang kit abaca dalam satu minggu atau satu bulan bahkan dalam satu tahun, penulis yakin tidak banyak diantara kita yang menyebutkan puluhan apa lagi ratusan judul.

Banyak diantara kita beralasan tidak memiliki buku untuk dibaca, sedang  untuk membelinya jelas bukan pilihan karna harga yang mahal padahal kondisi ekonomi kita paspasan atau bahkan beralasan tidak ada waktu.

Yang ada sesungguhnya adalah tidak bisa dalam membagi waktu dan segera serius berusaha menjadikan membaca menjadi sebuah kebiasaan. Bahkan banyak dari mereka yang mampu membeli buku pun banyak dari mereka yang buku-bukunya hanya di pajang rapi almari dan jarang mereka baca.

Banyak yang beranggapan bahwa membaca buku adalah kegiatan yang hanya diperuntukan oleh mereka yang masih bersekolah dan bagi mereka yang pintar. Ia bagaikan kegiatan merusak mata dan menambah ketebalan kacamata secara priodik. Istilah kutu buku yang terkenal itu sering diidentikkan dengan sosok berkaca mata tebal seperti pantat botol, culun dan sangat tidak menarik.

Ø  Bukan harga pelajar

Sesungguhnya tidak ada korelasi antara latar belakang pendidikan dan kemampuan membaca, maka siapapun kita meskipun hanya sekadar lulusa sekolah dasar punya peluang yang sama dalam menjadikannya sebagai kebiasaan yang ada hubungannya antara kecerdasandan potensi membaca. Karna ia adalah sebuah aktifitas kompleks yang mengarah sejumlah besar tindakan yang terpisah pisah; khayalan, pengertian, dan ingatan. Dan kecerdasan tidak sama halnya dengan  tingkat pendidikan.

Meskipun bukan hanya milik para pelajar , menjadikan membaca  sebagai sebuah kebiasaan bukanlah hal yang mudah.

Ø  Mata dan otak                                                                                                                                                                                           Membaca  adalah aktifitas mata dan otak. Mata ibarat kamera yang memotret sumber bacaan, sedang  otak adalat unsur utama dalam membaca karna mata hanya menginformasikan ke otak apa yang ia lihat sedang eksekusinya ada di otak. Itulah mengapa orang yangrusak otaknya tidak bisa membaca meski matanya sehat, sedang orang yang buta bisa membaca huruf –huruf braille meski mata mereka bermasalah. Karna kemampuan interaksi sebuah bacaan yang tidak bergantung pada ketajaman mata namun lebih kepada kejernihan otak, serta kekayaan wawasannya.

          Maka yang harus dilakukan sekarang adalah memilah dan memilih bacaan yang bergizi, menetapkan prioritas dan target bacaan yang realistis kemudian mencoba untuk menikmatinya. Bukankah aktifitas ini bisa dilakukan dalam pilihan waktu dan tempat yang fleksibel ? semua akan mudah jika kita melakukannya dengan disiplin.

          Jadi, karna membaca adalah pilihan, sebagaimana kita bisa memilih untuk tidak membaca  atau membaca. Pertimbangkan dengan baik untuk dua hal ini, sudahkah kita menjadikan membaca sebagai kebiasaan positif kita ?

Wallahu a’lam.

Pondok Pesantren Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak Temanggung didirikan pada 11 Muharrom 1403 H / 1 November 1982 oleh Muhammadiyah Cabang Tembarak di Desa Purwodadi, lereng Gunung Sumbing, sebagai respons atas kebutuhan akan generasi yang tafaqquh fiddin.

Post Comment