WORKSHOP PENULISAN KARYA ILMIAH DAN JURNALISTIK

oleh : Mawar Ledya Serli, member kelas literasi MTs Al Mu’min Muhammadiyah Tembarak

            Temanggung – Panitia temanggung book fair 08 menyelenggarakan acara workshop penulisan karya ilmiah dan jurnalistik pada hari kamis 03 Mei 2018 yang bertempat di pendopo Pengayoman Temanggung. Acara workshop tersebut mengundang beberapa sekolah menengah pertama (SMP) setiap sekolah mewakilkan 2 orang siswa/siswi dan 1 guru pembimbing, kebetulan sekali Madrasah Tsanawiyah (MTs Al Mu’min) adalah salah satu dari beberapa sekolah yang diundang , kemudian MTs Al Mu’min membererangkatkan  2 santri yaitu Mawar Ledya Serli dan Aditya Yogi Tresya serta ustadzah Riza Fitroh dan Ustadz Ahmad Izudin sebagai pembimbing.

            Sebelum seminar tersebut dimulai, sesampainya rombongan MTs Al Mu’min di Pendopo Pengayoman langsung melihat buku yang akan di perjualbelikan, belum usai kami  memilih buku yang akan dibeli tiba-tiba acara workshop akan segera dimulai. Kami pun berhenti dari aktifitas memilih buku dan segera duduk untuk mendengarkan seminar. Acara seminar tersebut diisi oleh Bapak Hendro Martono disana beliau menjelaskan tentang beberapa kolom yang terdapat di majalah LONTAR dan menerangkan langkah awal menulis features.

            Adapun langkah awal menulis feartures adalah sebagai berikut pertama, kita harus menentukan tena misalkan temanya tentang pendidikan  kebangkitan nasional maka pada langska kedua kita harus menggali pendapat masyarakat. Caranya adalahdengan mempersiapkan questions (pertanyaan) kemudian hal yang perlu kita lakukan adalah mengajukan pertanyaan yang telah disusun kepada masyarakat, tak lupa pertanyaan akan kita ajukan harus menggunakan unsur 5 W+1H (what,when,who,why dan how).

            Apabila jawabanya sudah terkumpul maka langkah ke tiga adalah kita tinggal mengulas jawaban yang telah dilontarkan pada pertanyaan pertama kemudian ditulis dan dikemukakan pada kalmia ke 1 dan pada kalimat ke 2 disambung yaitu menggunakan konjungsi atau kata hubung sampai seterusnya. Jadi dalam menulis kita membutuhkan wawancara kepada narasumber karena responden yang kita hadapi akan menjadi bahan penulisan.

            Acara workshop pun berakhir seiring berjalanya waktu sebelum perjalanan pulang ke Ma’han (pondok) kami pun kembali memilih buku bacaan sampai akhirnya kami menemukan buku yang menarik lalu kami mewawancarai ketua panitia acara workshop tersebut yang kebetulan sedang duduk depan pintu masuk. Bapak Mohammad As Adi selaku ketua panitia mengatakan bahwa “ tujuan diadakanya workshop tersebut adalah yang pertama untuk membangkitkan minat baca masyarakat, kemudian yang kedua adalah menggairahkan literasi di kalangan pelajar dan yang ketiga adalah beliau berharap bukan hanya kalangan pelajar saja tapi generasi pembaca buku” usai wawancara dilanjutkan foto bersama Bapak Mohammad As Adi sebagai kenang-kenangan.

Pondok Pesantren Al-Mu’min Muhammadiyah Tembarak Temanggung didirikan pada 11 Muharrom 1403 H / 1 November 1982 oleh Muhammadiyah Cabang Tembarak di Desa Purwodadi, lereng Gunung Sumbing, sebagai respons atas kebutuhan akan generasi yang tafaqquh fiddin.

Post Comment